Kunjungan Kerja Polda Banten ke LDII, Ajak Jaga Kamtibmas dan Keamanan Daerah

Serang (18/5) – Anggota Polda Banten Ipda Andi Suhandi damping anggota Polda Banten bersama jajaran bersilaturahim ke Gedung Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Dalam kunjungannya, Andi Suhandi diterima langsung oleh ketua LDII Banten, Dimo Tono Sumito dan sejumlah pengurus. Andi mengapresiasi telah terlaksananya Munas X LDII. Ia mendukung LDII untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.
“Selamat dan sukses telah terlaksananya Munas X LDII. Kami datang juga karena kangen dengan kopi spesial ala LDII Banten yang di buat oleh barista,” ujarnya.
Menurutnya, LDII Banten merupakan ormas Islam yang selalu rukun dan kompak, dengan kekompakannya itu dapat membantu menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif.
Pada kesempatan itu, Andi mengimbau mahasiswa untuk tetap tenang dan tidak perlu ikut-ikutan demo yang dapat menggangu lalulintas. “Saya mengimbau kepada seluruh mahasiswa Banten harap tenang semuanya. Kita tidak perlu ikut-ikutan, nanti malah jadi macet buat yang lalu lintas,” kata Andi.

Sementara itu, Ketua LDII Banten Dimo Tono Sumito mengucapkan terimakasih kepada Andi Suhandi atas kunjungan kerja ke gedung LDII Banten.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Polda beserta jajarannya. Ini merupakan kehormatan bagi kami dan bukti nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang harmonis dan sinergitas program kerja sesuai dengan Munas X LDII,” ujarnya.
Di sisi lain, Dimo menegaskan dirinya tidak melarang mahasiswa LDII menyampaikan aspirasi, tetapi disampaikan dengan cara-cara yang aman dan damai serta sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya berharap kepada seluruh mahasiswa LDII untuk tetap tertib sesuai dengan Arahan Polda, lalu masyarakat harap tenang dan beraktifitas seperti biasa,” ucap Dimo.
Ia menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan ekspresi dari ketakwaan kepada Allah dan keikhlasan hati. Ibadah ini tidak terbatas pada golongan tertentu, tetapi terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat dan usaha. Apalagi bagi yang belum mampu, bisa menabung atau bergotong royong bersama warga lainnya.
“Kurban tidak hanya bisa dilakukan oleh mereka yang kaya. Ketaqwaan adalah kuncinya karena dari rasa taqwa itulah muncul dorongan untuk beribadah termasuk berkurban,” ucapnya.
Dalam rangka Idul Adha, warga LDII akan melaksanakan sholat Ied dan penyembelihan hewan kurban di beberapa titik yaitu masjid, pondok pesantren, dan majlis ta’lim dibawah naungan LDII Banten ditingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Provinsi Banten.

Previous Post

