Perkuat Kompetensi Pembina, SAKODA SPN Banten Orientasi Pengujian SKU-SKK-SPG Tingkat Siaga

Perkuat Kompetensi Pembina, SAKODA SPN Banten Orientasi Pengujian SKU-SKK-SPG Tingkat Siaga

Serang (21/6). Satuan Komunitas Daerah (SAKODA) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Provinsi Banten menggelar kegiatan Orientasi Pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) Tingkat Siaga di Gedung DPW LDII Provinsi Banten, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Kompetensi Pembina, Mewujudkan Pramuka Siaga yang Berkarakter Mandiri, dan Berprestasi Menuju Pramuka Garuda” ini diikuti oleh 67 peserta yang merupakan pembina Pramuka siaga dari pangkalan-pangkalan gugusdepan yang tergabung dalam SAKO SPN se-Provinsi Banten.

Ketua Pinsakoda SPN Banten Kak Zaid Abdur Rahman memberikan sambutan sekaligus laporan. Foto : Lines

Ketua Pinsakoda SPN Banten, Zaid Abdur Rahman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pembina dalam melaksanakan pengujian SKU, SKK, dan SPG secara terarah, terukur, serta sesuai dengan ketentuan Gerakan Pramuka.

“Pembina memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus. Karena itu, diperlukan pemahaman yang sama mengenai mekanisme dan standar pengujian agar proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan berkualitas,” ujarnya.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas pembina, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahim dan penyamaan persepsi antar pembina Pramuka di lingkungan SAKO SPN Banten. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan sistem pengujian yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kecakapan peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia. Pada acara tersebut juga disampaikan materi “Administrasi Gugusdepan” dengan tujuan agar penyelenggaraan gugus depan terlaksana tertib administrasi dan sesuai aturan yang berlaku.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Pramuka, dan Mars SAKO SPN. Selanjutnya peserta mengikuti sejumlah materi, antara lain administrasi gugus depan, orientasi pengujian SKU dan SKK tingkat Siaga, orientasi pengujian SPG, micro teaching, serta penyusunan rencana tindak lanjut dan evaluasi kegiatan.

Ketua MABISAKODA SPN Banten Noor Yudono membuka acara. Foto : Lines

Ketua MABISAKODA SPN Banten, Noor Yudono, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan salah satu sarana efektif dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, implementasi SKU, SKK, dan SPG harus dipahami sebagai proses pendidikan karakter yang berkesinambungan, bukan sekadar pemenuhan administrasi kecakapan peserta didik.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan pembina yang kompeten sehingga mampu mencetak generasi penerus yang profesional religius, berakhlakul karimah, dan memiliki daya saing di masa depan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para narasumber. Diskusi dan praktik micro teaching menjadi salah satu sesi yang mendapat perhatian besar karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara langsung teknik pengujian yang tepat dan sesuai standar.

Melalui kegiatan ini, SAKODA SPN Banten berharap terbangun kesamaan persepsi dalam pelaksanaan pengujian SKU, SKK, dan SPG di seluruh pangkalan, sekaligus memperkuat sinergi pembinaan generasi penerus menuju terwujudnya Pramuka Garuda yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *