Pemantapan dan Kebersamaan melalui Pengajian Rutin LDII Kota Tangerang

Pemantapan dan Kebersamaan melalui Pengajian Rutin LDII Kota Tangerang

Tangerang (30/8) — Pengurus DPD LDII Kota Tangerang bersama seluruh Pengurus Cabang (PC) Kecamatan dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Kelurahan se-Kota Tangerang berkumpul di Aula GSG Al-Furqon Lantai 3, Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, dalam rangka mengikuti pengajian rutin bulanan.

Kegiatan yang digelar setiap bulan ini menjadi sarana pemantapan bagi para pengurus dalam mengemban amanah kepengurusan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memastikan berbagai program kerja yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuan organisasi.

Dewan Penasihat DPP LDII, KH Edy Suparto, mengingatkan pentingnya menjaga amanah sebagai pemimpin dalam mengelola organisasi. Ia juga mendorong seluruh pengurus untuk berperan aktif dalam menjalankan roda organisasi serta terus meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.

Menurutnya, menjaga kebersihan hati merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Ia mengingatkan agar para pengurus senantiasa menjauhkan diri dari sifat iri, dengki, dan sombong yang dapat mengurangi kualitas keimanan dan menjauhkan diri dari Allah SWT.

“Ketaatan kepada Allah bukan hanya ditunjukkan melalui ibadah formal seperti salat atau membaca Al-Qur’an, tetapi juga melalui sikap, tutur kata, dan perbuatan sehari-hari yang mencerminkan akhlak Islam. Dengan hati yang terjaga, kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih tenteram, rukun, dan dipenuhi semangat gotong royong dalam kebaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Tangerang, Muhammadiah Saied, mengatakan pembinaan yang dilakukan LDII tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda agar memiliki etika, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, masjid memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan karakter yang dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami terus mendorong agar kegiatan seperti ini berkembang di berbagai wilayah Kota Tangerang. Kolaborasi antara pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci untuk menjaga kehidupan sosial yang harmonis,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *