Dorong Lahirnya Qari-Qariah Lokal, Pemkot Serang Gelar MTQ XIV, LDII Kota Serang Beri Dukungan Penuh

Serang (20/10). Wali Kota Serang Budi Rustandi mendorong penguatan pembinaan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi generasi muda agar tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi melalui ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Upaya tersebut sejalan dengan program Serang Mengaji yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi Qurani di tengah masyarakat.
Menurut Budi, MTQ tidak boleh sekadar menjadi ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana menemukan bakat, mengembangkan kemampuan, dan membina generasi muda dalam seni membaca Al-Qur’an.
Karena itu, ia menginginkan pembinaan peserta MTQ di Kota Serang lebih berorientasi pada pengembangan potensi warga lokal. Prestasi yang diraih diharapkan benar-benar menjadi hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan.”Tujuannya adalah membina dan mengasah bakat anak-anak kita, khususnya warga Kota Serang. Ini bukan ajang gengsi atau sekadar show up,” tegas Budi saat membuka MTQ XIV Tingkat Kota Serang 2026 di GOR Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Senin (19/10).
Ia berharap semakin banyak generasi muda Kota Serang yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an. Dengan pembinaan yang konsisten, potensi tersebut diharapkan berkembang sehingga mampu bersaing dalam kompetisi MTQ di tingkat yang lebih tinggi.Budi juga menekankan pentingnya memastikan peserta yang mewakili Kota Serang benar-benar berasal dari daerah tersebut. Menurutnya, kebanggaan atas prestasi MTQ harus dibangun melalui kemampuan dan hasil pembinaan warga sendiri.
“Harapan besar saya, ketika yang menjadi juara adalah warga Kota Serang, saya merasa bangga karena itu murni hasil dari pembinaan dan kemampuan warga kita sendiri. Fokus kita adalah mencari bakat dan mengasah anak-anak asli Kota Serang,” katanya.
Kegiatan keagamaan akbar yang mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat Kota Serang yang Berbudi” ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, dengan didampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi, jajaran forkopimda, tokoh agama, serta para kafilah dari 6 kecamatan dan 8 lembaga pendidikan se-Kota Serang.

Sementara itu, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Serang turut hadir memenuhi undangan dalam acara pembukaan tersebut. Ketua DPD LDII Kota Serang, Fajar Syiamu Akbar, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif Pemerintah Kota Serang, khususnya terkait kebijakan baru Wali Kota Serang yang memfokuskan MTQ untuk menjaring bakat-bakat putra-putri asli daerah Kota Serang.
“Kami LDII Kota Serang senantiasa mendukung penuh program-program pembinaan generasi muda melalui pendekatan nilai-nilai keislaman seperti MTQ dan program Serang Mengaji. Membiasakan generasi muda membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an adalah fondasi utama untuk membangun akhlakul karimah dan menanamkan 6 Thobiat Luhur,” ujar Fajar.
Tema MTQ tahun ini sangat selaras dengan visi utama DPD LDII Kota Serang dalam mewujudkan masyarakat yang profesional religius dan mendukung tercapainya cita-cita “Kota Serang Berbudi”.

Kehadiran DPD LDII Kota Serang dalam momentum MTQ XIV ini menjadi wujud komitmen berkelanjutan organisasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membina sumber daya manusia (SDM) agar tak hanya cerdas dan kompeten secara profesional, tetapi juga berkarakter Islami.

Previous Post

