Haul ke-132, Ketua LDII Banten: Syekh Nawawi Al Bantani Berkontribusi Pada Peradaban Islam

Haul ke-132, Ketua LDII Banten: Syekh Nawawi Al Bantani Berkontribusi Pada Peradaban Islam

oppo_0

Serang (18/04) Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banten, Dimo Tono Sumito menghadiri Haul Syekh Nawawi Al Bantani ke-132 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jumat malam (17/4/2026).

Pelaksanaan haul tersebut turut dihadiri oleh Mantan Wakil Presiden ke-13 KH. Ma’ruf Amin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten beserta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Mantan Wakil Presiden (Mantan Wapres ke-13) KH. Maruf Amin menyampaikan, Syekh Nawawi Al Bantani merupakan sosok yang memiliki peran sebagai transmitter atau penyambung pesan dari ulama sebelumnya kepada ulama berikutnya.

“Dengan pemikirannya itu, Syekh Nawawi Al Bantani tidak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga dikenal oleh negara-negara luar,” ujarnya.

“Beliau (Syekh Nawawi Al Bantani) merupakan transmitter atau penyambung dari ulama terdahulu kepada ulama saat ini, sehingga tidak ada kesalahpahaman,” pungkasnya.

Dimo Tono Sumito menyampaikan bahwa LDII Banten rutin Menghadiri undangan haul syeh nawawi al bantani oleh KH Maruf Amin.

“Kita setiap tahun secara rutin memperingati haul Syekh Nawawi Al Bantani dan saat ini kita mengikuti haul yang ke-132. Tentu makna besar dari hal itu bagi kita, beliau sosok tokoh Islam yang telah berkontribusi terhadap peradaban islam,” ungkap ketua DPW LDII Banten Dimo Tono Sumito.

Selanjutnya, ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito mengatakan acara haul tidak hanya sebatas rutinitas tahunan saja, melainkan, banyak nilai-nilai positif dari ajaran guru besar Syekh Nawawi Al Bantani yang dapat ditanamkan pada diri setiap umat muslim.

Terlebih, dasar-dasar pemikiran yang telah diajarkan oleh Syekh Nawawi Al Bantani hingga saat ini masih sangat relevan untuk menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Hal itu juga sangat relevan kita mengisi pembangunan ini, seperti disampaikan oleh Mantan Wapres ke-13 Ma’ruf Amin yang mengulas pemikiran Syekh Nawawi Al Bantani terkait implementasi dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

Selain itu, kata Dimo Tono Sumito, acara haul tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan tempat untuk melakukan refleksi diri sebagai pembelajaran untuk menjadi pedoman kedepannya.

“Jadi ini juga dapat untuk saling mengingatkan dan hal ini penting, karena kita ini hidup sangat dinamis bahkan bisa dapat cepat berubah, akan tetapi jika sudah memiliki pedoman, maka itu yang akan memandu kita,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Dimo Tono Sumito juga melihat dengan digelarnya acara haul Syekh Nawawi Al Bantani terdapat perputaran ekonomi dari sektor UMKM yang cukup tinggi.

“Ini juga mendorong potensi ekonomi, khususnya sektor UMKM,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *