Menjelang Munas X, LDII Banten Silaturrahim dengan Ketum MUI Banten

Serang (28/3). Dalam suasana Idul fitri 1447 Hijriah, pengurus DPW LDII Banten bersilaturahim ke Ketua Umum MUI Banten KH. A. Bazari Syam pada Sabtu (28/3), di Pondok Pesantren Al-Wahdah, Jawilan, Kabupaten Serang.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim dan mengajak Ketua MUI Provinsi Banten KH. A. Bazari Syam untuk mengisi nasehat dan arahan dalam kegiatan Silaturrahim Syawal yang akan diadakan oleh DPW LDII Banten di bulan Syawal nanti.
Ketua DPW LDII Banten Dimo Tono Sumito mengatakan, momen Idul fitri menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar elemen umat Islam. Menurut dia, silaturahim semacam ini penting untuk menjaga komunikasi, memperkuat ukhuwah, serta merawat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Silaturahim ini merupakan agenda rutin kami setiap momen Syawal. Kami memanfaatkan suasana Idul fitri untuk sowan dan menjalin komunikasi dengan para ulama dan stake holder di Banten,” ujar Dimo.
Dimo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada KH. A. Bazari Syam atas kesediaannya menerima kunjungan silaturrahim ini.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berbahagia bisa bersilaturrahim dengan Pak Ketum MUI Banten. Kami berharap kegiatan Silaturrahim Syawal yang akan kami adakan nanti dapat menjadi momentum untuk mempererat ukuwah islamiyah dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat,” ujar Dimo.
Dalam pertemuan itu, Dimo juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7–9 April 2026.

Ketua MUI Banten KH. A. Bazari Syam menyambut baik kunjungan silaturrahim ini dan berterima kasih atas undangan yang diberikan. Beliau juga insya Allah akan hadir dalam kegiatan Silaturrahim Syawal yang akan diadakan oleh DPW LDII Banten nanti.
“Insya Allah, saya akan hadir dan memberikan nasehat serta arahan kepada Warga LDII di Banten. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ukuwah islamiyah dan memperkuat persatuan umat,” ujar KH. Bazari.
Ia menambahkan, ormas Islam memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan umat. Menurut dia, setelah Idul fitri, umat Islam perlu terus menjaga semangat ibadah, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia berharap LDII terus mengambil peran dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat serta bangsa.
“Setelah Idul fitri, semangat ibadah jangan sampai berhenti. Umat Islam harus terus menjaga persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan,” ujar KH. Bazari.
KH. Bazari juga berharap pelaksanaan Munas X LDII dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi keagamaan dalam menjawab tantangan umat dan bangsa. Menurut dia, forum permusyawaratan seperti Munas penting untuk memperkuat arah pengabdian organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.



Previous Post
Next Post