Perkuat Fondasi Ibadah, Remaja PAC LDII Kunciran Sukses Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bangun 29 Karakter di Era Digital
TANGERANG (3/1) – Mengantisipasi tantangan zaman yang serba digital, puluhan remaja PAC LDII Kunciran mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang sarat makna. Bertempat di Masjid Baiturrosyid, para generasi penerus (generus) berkumpul untuk mengikuti Pengajian Akhir Tahun dengan tema sentral: “Membangun 29 Karakter dan Kefahaman Jamaah di Era Digitalisasi”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, nilai-nilai dasar sebagai hamba Allah dan warga negara yang baik tetap tertanam kuat dalam diri setiap remaja.

Fokus pada 29 Karakter Luhur Dalam sesi inti, para remaja dibekali pemahaman mengenai 29 Karakter Luhur yang menjadi identitas generus LDII. Karakter tersebut mencakup Tri Sukses (Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah, Mandiri), 6 Thobi’at Luhur (Rukun, Kompak, Kerja Sama yang Baik, Jujur, Amanah, Mujhid-Muzhid), hingga karakter kemandirian dan pengabdian.
“Era digital seringkali membuat kita individualis. Melalui pengajian ini, kita ingatkan kembali bahwa 29 karakter itu harus muncul di media sosial maupun di dunia nyata,” ujar Irvan abdurrohman Ketua Panitia saat memberikan pengarahan.

Memperkuat Kefahaman Jamaah Selain pembangunan karakter, materi Kefahaman Jamaah menjadi poin krusial. Remaja diajak berdiskusi tentang pentingnya tetap berada di dalam koridor ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya serta pentingnya menjaga kerukunan antar sesama di tengah gempuran informasi yang sering kali memecah belah.

Kefahaman ini ditekankan agar para remaja tidak mudah terpengaruh oleh konten-konten negatif yang dapat melunturkan niat ibadah dan semangat berjamaah.

Agar materi lebih mudah dicerna, panitia mengemas acara dengan beragam aktivitas yaitu Kajian Dalil tentang Pendalaman Alquran dan Alhadist terkait pentingnya karakter luhur, Workshop Digital Hebat tentang Cara menggunakan gadget untuk memperkuat kefahaman jamaah, seperti mengakses literasi agama yang benar terakhir Sesi Keakraban itu Masak bersama dan games edukatif untuk mempererat tali silaturahim antar generus Kunciran.

Melalui kegiatan ini, sebagai harapan masa depan, Ketua PAC LDII Kunciran, Yudha Perwira berharap dapat mencetak generasi yang Melek Teknologi namun tetap Teguh Aqidah, berbekal 29 karakter juga bisa menjadi individu yang unggul, profesional, dan religius di tengah masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran ibadah dan kesuksesan di tahun yang baru, serta komitmen bersama untuk menjadi remaja yang lebih baik lagi.

Previous Post
Next Post

