Tim Rukyatul Hilal LDII Banten Tak Melihat Bulan Akibat Berawan

Tim Rukyatul Hilal LDII Banten Tak Melihat Bulan Akibat Berawan

Cilegon (20/12) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banten kembali melaksanakan pengamatan (rukyat) hilal untuk penentuan awal bulan Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/12) tersebut dilaksanakan di Cikuasa, Merak, kota Cilegon.

Pengamatan sore itu dilakukan oleh Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Banten, H. Joharman, Egie Pratama Zulkarnain dan Kosasih, Meski tak berhasil melihat bulan karena cuaca hujan deras namun, pengamatan tersebut tetap dilaksanakan untuk melatih keterampilan Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Banten, “Hari ini kami tidak berhasil melihat bulan karena mataharai tertutup Awan,” papar Joharman.

Ia menambahkan bahwa pengamatan perlu memperhatikan posisi teropong dan pantauan dari aplikasi yang terpasang dalam telepon genggam. “Kami harus menyesuaikan letak posisi matahari sesuai pantauan dalam aplikasi, lalu menyelaraskan dengan letak pantauan dari teropong,” ujarnya.

Sementara itu Egie Pratama Zulkarnain mengharapkan adanya kaderisasi dalam Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Banten, “Kami membutuhkan tenaga-tenaga muda untuk menjadi penerus Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Banten,” ujar Egie.

Ia menambahkan bahwa keterampilan mempergunakan teropong membutuhkan latihan berkala agar makin mahir. “Ada buku panduan yang bisa dipelajari dan butuh tenaga muda untuk membantu pelaksanaan pemantuan hilal,” tambah Egie.

Aksi rukyat ini merupakan implementasi dari surat edaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII Nomor E-221/DPP LDII/Xll2025, yang menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung akurasi kalender Hijriah. Pengamatan hilal merupakan agenda rutin nasional LDII yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), secara astronomis pelaksanaan rukyat hilal penentu awal bulan Rajab 1447 H adalah setelah matahari terbenam pada tanggal 21 Desember 2025. Dan bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan bulan Rajab 1447 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal 20 November 2025 tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *