Guru SMP dan SMA Baitul Ulum Al Musawwa Sambut Kunjungan Koramil Kramatwatu

SERANG (19/9) — Guru SMP dan SMA Baitul Ulum Al Musawwa (BUAM), Kabupaten Serang, menyambut baik kunjungan personel Koramil 0602-06/Kramatwatu, Pelda Sujarno. Kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa dan Kamis (15 dan 17/9) pagi, di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Raya Serang-Cilegon No. 11, Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.
Pelda Sujarno yang juga menjabat sebagai Bati Tuud (Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam) Koramil 0602-06/Kramatwatu hadir untuk menyampaikan undangan kegiatan TNI Fair 2026 kepada para pelajar SMP dan SMA BUAM.
Dalam kesempatan tersebut, Pelda Sujarno juga menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan kecintaan terhadap Tanah Air bagi generasi penerus bangsa. Ia juga mengajak para pelajar untuk turut menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan para pelajar, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta Tanah Air serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
“Kehadiran saya ini juga sebagai bagian dari tugas sebagai pengayom masyarakat dalam berkomunikasi sosial, guna membantu membangun kesadaran nasional sejak usia dini,” jelas Pelda Sujarno.
Humas Sekolah BUAM, Elgania Aulia Gemintang, mengapresiasi keterlibatan sekolah dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI melalui TNI Fair 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa, yang dapat dimulai dari lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi undangan kegiatan ini. Keterlibatan TNI, pelajar, dan masyarakat menunjukkan adanya kepedulian yang sama terhadap kedaulatan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Bendahara BOSP Sekolah BUAM, Febrianto, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar yang mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kegiatan TNI Fair 2026.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada pelaksanaan TNI Fair di Monas, tetapi dapat dilanjutkan dengan tumbuhnya kesadaran generasi muda untuk menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa secara berkelanjutan.

Previous Post

