LDII Cikande Gelar Pengajian CAI 47, Perkuat Peran Keluarga dan Pakar Pendidik Cetak Generasi Unggul

LDII Cikande Gelar Pengajian CAI 47, Perkuat Peran Keluarga dan Pakar Pendidik Cetak Generasi Unggul

Serang (25/8). PC LDII Cikande menggelar Pengajian & penguatan wawasan cinta alam Indonesia Makalah CAI 47 di masjid Al Amin desa leuwilimus PC LDII Cikande, Selasa pagi. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Cikande.

 

Dalam pemaparannya, Ustad Anwar menjelaskan mencetak generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing membutuhkan sinergi berbagai pihak. Keluarga menjadi lingkungan pertama dalam menanamkan nilai keagamaan, akhlak, kedisiplinan, dan karakter. Guru berperan membimbing peserta didik agar memiliki ilmu pengetahuan, etika, dan semangat belajar. Disisi lain, lembaga pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya sumber daya manusia berkualitas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

“Kerjasama dari semua pihak akan menjadikan generasi bangsa memiliki keunggulan dan berdaya saing,” ucap Ustad Anwar.

Sementara itu, Ustad Nurhani menekankan bahwa keberhasilan membangun generasi unggul tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari integritas, kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.

“Pendidikan akademik dan non akademik akan membentuk manusia yang unggul,” jelas Ustad Nurhani.

Ketua PC LDII Kecamatan Cikande Malik Ibrahim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program LDII agar jamaahnya punya jiwa gemar mengaji dan gemar menjaga kebersihan peduli terhadap lingkungan yang sehat.

“Materi kegiatan pengajian kali ini sangat bermanfaat, khususnya dalam mendukung program pemerintah yang sejalan dengan program LDII menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia. Harapannya, nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Malik.

Melalui pengajian Makalah CAI 47 ini, PC LDII Cikande berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga dapat berkontribusi dalam mencetak generasi bangsa yang religius, berkarakter, unggul, dan berdaya saing di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *