Peringati HUT RI ke-81, LDII Pondok Aren bersama Yayasan Manba’ul ‘Ulum Dorong Generasi Muda Berkarakter Luhur

Tangerang Selatan (21/8). PC LDII Pondok Aren bersama Yayasan Manba’ul ‘Ulum Al-Mubarok gelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Masjid Manba’ul ‘Ulum, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (17/8).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda. Upacara juga menjadi sarana untuk mendorong para santri agar mengisi kemerdekaan melalui peningkatan kualitas diri, pengamalan nilai-nilai kebangsaan, dan pembentukan karakter luhur.
Upacara diikuti oleh dewan guru dan santri SMA Manba’ul ‘Ulum Boarding School (MUBS), pengurus harian PC LDII Pondok Aren, jajaran PAC LDII Jurang Mangu Barat, personel Senkom Mitra Polri, serta tokoh masyarakat, di antaranya Ketua RW 013 dan Ketua RT 03 Kelurahan Jurang Mangu Barat.
Pinisepuh Pondok sekaligus pembina upacara, Ezza Purnama, mengatakan bahwa makna kemerdekaan pada masa kini tidak hanya berkaitan dengan terbebasnya bangsa dari penjajahan, tetapi juga perjuangan menghadapi berbagai persoalan sosial dan moral.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa, raga, dan harta. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu dengan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Ezza.
Ia menekankan, para santri memiliki peran penting dalam meneruskan perjuangan tersebut. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali ilmu pengetahuan, kemampuan, serta karakter yang baik agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
“Khususnya para santri, kalian dipersiapkan menjadi generasi unggul yang menguasai ilmu dunia dan akhirat, serta mengamalkan 29 karakter luhur,” imbuhnya.
Ezza juga mengingatkan para santri untuk membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, menjaga kerukunan, dan menghindari perilaku tercela, termasuk perundungan atau bullying. Menurutnya, lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif menjadi bagian penting dalam membentuk generasi berkarakter.
Sementara itu, Ketua PC LDII Pondok Aren, Fauzi Darmawan, menilai semangat kemerdekaan perlu diteruskan melalui kontribusi generasi muda. Ia menyebut pembinaan karakter menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan bangsa ke depan.
“Kemerdekaan ini harus terus dipertahankan, dan tongkat estafet itu ada di tangan generasi muda. Melalui pembinaan karakter luhur, LDII berkomitmen mencetak SDM unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Fauzi.
Ketua Yayasan Manba’ul ‘Ulum Al-Mubarok, Suprayitno, menambahkan bahwa semangat nasionalisme perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia mendorong para santri untuk menerapkan nilai-nilai 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan aktif berkontribusi di tengah masyarakat.
“Penerapan 29 karakter luhur tidak boleh berhenti di batas teori. Para santri dituntut untuk mengamalkannya secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat, baik melalui kerja bakti maupun kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tutur Suprayitno.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini dapat menjadi momentum memperkuat nasionalisme, membangun kepedulian sosial, serta membentuk generasi muda yang berkarakter luhur dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Previous Post

