Senkom Banten Gelar Simulasi Penanggulangan Risiko Bencana Berbasis Pondok Pesantren di Ponpes Budi Mulia

Senkom Banten Gelar Simulasi Penanggulangan Risiko Bencana Berbasis Pondok Pesantren di Ponpes Budi Mulia

Senkom Banten sedang mempraktekan simulasi pemadaman api saat kebakaran. Foto Lines

Tangerang (12/10). Senkom Mitra Polri Provinsi Banten menggelar Simulasi Penanggulangan Risiko Bencana Berbasis Pondok Pesantren. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Budi Mulia, Tangerang, pada Sabtu-Minggu (10-11/10), sebagai tindak lanjut program kerja Senkom Mitra Polri Pusat.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari utusan pondok pesantren di bawah naungan LDII se-Banten.

Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Banten, Yunando Prasetyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat organisasi untuk membekali santri dengan kesiapsiagaan kebencanaan.

“Rujukan tersebut membuat Senkom Provinsi Banten menindaklanjuti kegiatan ini, yaitu kami laksanakan simulasi penanggulangan risiko bencana berbasis pondok pesantren, tepatnya di Pondok Pesantren Budi Mulia,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan pondok pesantren sebagai sasaran utama bukan tanpa alasan. Maraknya kejadian bencana seperti bangunan runtuh dan gempa bumi yang beredar di media menjadi alarm akan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini.

“Kita menyiapkan santri-santri kita untuk bisa mengelola kesiapsiagaan kebencanaan yang akan terjadi. Walaupun kita tidak meminta suatu bencana, tetapi sudah mempersiapkan. Anak-anak muda kita, generasi penerus itu wajib mengetahui bagaimana cara mengelola atau mengurangi risiko bencana,” tegas Yunando.

Sementara itu, Kasubsi Sumber Daya Basarnas Provinsi Banten, Handiyana Deran, mengapresiasi kolaborasi antara Senkom Mitra Polri dengan LDII dalam upaya penanggulangan bencana dan pembinaan generasi muda.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Banten, Tangerang, dan seluruh jajaran yang telah mengundang kami. Pada intinya kegiatan ini sangat baik sekali,” ujar Handiyana.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh warga negara. Menurutnya, peran Senkom Mitra Polri sangat vital sebagai mitra strategis Basarnas di lapangan.

“Dari Basarnas pun, Senkom Mitra Polri adalah mitranya Basarnas juga. Tanpa teman-teman dari Senkom di lapangan, mungkin tenaga Basarnas itu tidak cukup. Dengan adanya Senkom, menjadi wadah dan kekuatan kita dalam menanggulangi bencana,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang melibatkan BPBD, Senkom, dan LDII sebagai langkah penting untuk memberikan bimbingan dan wawasan kebencanaan kepada generasi remaja.

“Tanggung jawab kita bukan dari pemerintah saja, tetapi dari kita seluruh warga negara Indonesia untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada adik-adik kita yang perlu diberikan bimbingan dan wawasan ke depan dalam menanggulangi kedaruratan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dwi Putranto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban kemanusiaan dan sosial untuk melindungi santri dan warga pesantren di bawah naungan LDII.

“Ini merupakan kewajiban dari sisi kemanusiaan dan sosial, yaitu untuk melindungi manusia yang ada di pondok pesantren, khususnya yang di bawah naungan LDII. Diperlukan upaya nyata untuk menghadapi bencana yang datangnya secara tiba-tiba, sehingga perlu pembekalan pengetahuan dan tindakan yang tepat jika bencana terjadi sewaktu-waktu,” ujar Dwi.

Ia menambahkan, misi utama pondok pesantren tetap pada pemahaman agama, namun juga diperkuat dengan pilar lain, termasuk lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi, dan ketangguhan menghadapi bencana.

“Untuk mensiasati itu, langkah pertama adalah kita melakukan koordinasi dengan menggunakan MoU kita dengan Senkom Mitra Polri untuk mengadakan pelatihan ini sebagai langkah awal. Ke depan, sosialisasi akan terus diperluas ke seluruh ponpes di bawah naungan DPW LDII Banten,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *