Sinergi BPJS Kesehatan dan LDII Banten, Dorong Guru Ngaji dan Ustadz Terdaftar JKN

Sinergi BPJS Kesehatan dan LDII Banten, Dorong Guru Ngaji dan Ustadz Terdaftar JKN

Serang (11/6). Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Banten Uus Supriyadi beserta jajarannya berkunjung ke Gedung LDII Banten, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang. Kehadirannya untuk menemui ketua dan pengurus DPW LDII Banten pada Rabu (11/6).

Kunjungan tersebut bertujuan menyukseskan target pada tahun 2026, bahwa seluruh pegawai/karyawan di instansi pemerintah maupun swasta telah tercakup dalam kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Di Kota Serang yang belum memiliki kartu JKN tinggal 1,8 persen. Kami berharap, masyarakat tidak kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini, kesulitan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan semakin dipermudah hanya dengan menggunakan e-KTP. “Kendala sebelumnya menjadi pembelajaran untuk diperbaiki. Kami berupaya memastikan, pihak rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya, agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Menangapi itu, Ketua LDII Banten, Dimo Tono Sumito berharap, masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat tidak dibebani hal-hal yang rumit dalam hal administrasi. “Alhamdulillah, dari waktu ke waktu, pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun faskes lainnya semakin baik dan memuaskan,” ungkapnya.

Dimo Tono Sumito mengatakan sosialisasi tentang jaminan sosial sangat penting bagi masyarakat termasuk warga LDII. Seperti para guru, ustad dan ustadzah, misalnya, yang setiap kali berangkat mengajar ke tempat pengajian atau majelis taklim harus mendapat keselamatan kerja.

“Kami harap kunjungan ini, bisa berbuah barokah, bisa memberikan layanan kepada peserta, agar tidak menambah beban mereka yang terkena musibah. Meski musibah tidak kita harapkan dan semua kodar dari Allah, namun ikhtiar tetap kita utamakan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *