Tim Rukyatul Hilal LDII Banten di Merak: Hilal Safar 1448 H Tak Terlihat Karena Tertutup Awan

Tim Rukyatul Hilal LDII Banten di Merak: Hilal Safar 1448 H Tak Terlihat Karena Tertutup Awan

Cilegon (16/7) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banten kembali melaksanakan pengamatan (rukyat) hilal untuk penentuan awal bulan Safar 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7) tersebut dilaksanakan di Cikuasa, Merak.

Pengamatan sore itu dilakukan oleh Tim Rukyatul Hilal DPP, DPW provinsi Banten dan DPD LDII kota Cilegon. Meski tak berhasil melihat bulan karena cuaca berawan namun, pengamatan tersebut tetap dilaksanakan untuk melatih keterampilan Tim Rukyatul Hilal DPW LDII Banten, “Hari ini kami tidak berhasil melihat bulan karena mataharai tertutup mendung,” Papar Hanif Rahmanto selaku Koordinator Rukyatul Hilal LDII Banten.

Ia menambahkan bahwa pengamatan perlu memperhatikan posisi teropong dan pantauan dari aplikasi yang terpasang dalam telepon genggam. “Kami harus menyesuaikan letak posisi matahari sesuai pantauan dalam aplikasi, lalu menyelaraskan dengan letak pantauan dari teropong,” ujarnya.

Sementara itu Mujhid Budi Luhur, Anggota Dep. PKD DPP, mengharapkan adanya kaderisasi dalam Tim Rukyatul Hilal LDII, “Kami membutuhkan tenaga-tenaga muda untuk menjadi penerus Tim Rukyatul Hilal LDII,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa keterampilan mempergunakan teropong membutuhkan latihan berkala agar makin mahir. “Ada buku panduan yang bisa dipelajari dan butuh tenaga muda untuk membantu pelaksanaan pemantuan hilal,” tambah Budi.

Aksi rukyat ini merupakan implementasi dari surat edaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII Nomor E-262/DPP LDII/VII/2026, yang menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung akurasi kalender Hijriah. Pengamatan hilal merupakan agenda rutin nasional LDII yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

 

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), secara astronomis pelaksanaan rukyat hilal penentu awal bulan Safar 1448 H adalah setelah matahari terbenam pada tanggal 15 Juli 2026. Dan bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Safar 1448 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal 15 Juli 2026 tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *