LDII Karaton Gelar Munaqosah Generus, Bekali Anak Menjadi Generasi Qur’ani Berkarakter

LDII Karaton Gelar Munaqosah Generus, Bekali Anak Menjadi Generasi Qur’ani Berkarakter

LDII Karaton menggelar munaqosah untuk memperkuat pembinaan generasi penerus. Foto: LINES

Pandeglang (04/07). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Karaton menggelar kegiatan Munaqosah Generus bagi santri jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Ciekek, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang ini diikuti oleh 18 peserta dan dihadiri oleh para orang tua yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada putra-putrinya.

Kegiatan munaqosah ini merupakan evaluasi pembelajaran yang bertujuan mengukur kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an, memahami materi keislaman, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang telah dipelajari selama proses pembinaan. Selain menjadi sarana penilaian, kegiatan ini juga menjadi momentum apresiasi atas perkembangan belajar generasi penerus.

Dalam pelaksanaannya, peserta diuji kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan doa dan surat pendek, praktik ibadah, serta pemahaman terhadap 29 Karakter Luhur yang menjadi pedoman pembinaan generasi LDII. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat mengikuti munaqosah dengan percaya diri.

Kehadiran para orang tua menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Selain menyaksikan secara langsung perkembangan kemampuan anak, mereka juga diharapkan dapat terus bersinergi dengan para pengajar dalam mendampingi proses belajar di rumah. Sinergi antara keluarga dan majelis taklim menjadi salah satu kunci dalam mencetak generasi yang memiliki akhlakul karimah dan cinta Al-Qur’an.

Ketua DPD LDII Kabupaten Pandeglang, Siam Al Fajar, yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan, bahwa munaqosah bukan sekadar kegiatan penilaian, melainkan menjadi sarana evaluasi bersama antara pengajar dan orang tua untuk melihat sejauh mana capaian pembelajaran setiap anak.

“Munaqosah ini menjadi evaluasi bagi kita semua untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak-anak. Dengan demikian, orang tua juga dapat mengetahui kemampuan putra-putrinya sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus semangat mencapai target pembelajaran. Setiap jenjang memiliki target yang berbeda-beda, sehingga melalui evaluasi ini dapat diketahui apakah target tersebut telah tercapai atau masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembinaan generasi penerus merupakan tanggung jawab bersama.
“Orang tua maupun para pengajar memiliki kewajiban yang sama dalam membina generasi penerus. Karena itu, kolaborasi yang baik antara keduanya sangat diperlukan agar proses pembinaan berjalan optimal.”

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memberikan apresiasi kepada anak-anak atas setiap usaha yang mereka lakukan.

“Sekecil apa pun apresiasi yang kita berikan kepada anak-anak, hal itu dapat menjadi motivasi mereka untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Materi yang telah dipelajari akan terus dievaluasi setiap semester. InsyaAllah pada evaluasi berikutnya di bulan Desember nanti akan kembali dilihat apakah target pembelajaran telah tercapai atau masih memerlukan pembinaan lebih lanjut,” jelasnya.

Melalui kegiatan munaqosah ini, PAC LDII Karaton berharap setiap peserta tidak hanya mengalami peningkatan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pemberian apresiasi kepada seluruh peserta sebagai bentuk motivasi agar terus semangat belajar, meningkatkan kualitas ibadah, serta mengamalkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *