Galang Keakraban dan Silaturahim, Mubaligh PC LDII Kragilan Diingatkan Peran Strategis sebagai Pendakwah

Galang Keakraban dan Silaturahim, Mubaligh PC LDII Kragilan Diingatkan Peran Strategis sebagai Pendakwah

Serang (19/7) — Sebanyak 50 mubaligh dan mubalighot utusan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kecamatan Kragilan mengikuti kegiatan silaturahim yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) LDII Kragilan. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi internal guna meningkatkan sinergi dalam pelaksanaan dakwah di tingkat akar rumput.

Sebelum kegiatan dimulai, para peserta mengikuti pengarahan dan doa bersama yang dipimpin oleh ulama senior serta didampingi jajaran pengurus harian PC LDII Kragilan.

Memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dewan Penasihat PC LDII Kragilan, Bambang Irawan. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa mubaligh dan mubalighot merupakan ujung tombak syiar Islam yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Mubaligh adalah garda terdepan dalam menyampaikan ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadis kepada masyarakat. Karena mengemban amanah yang besar, kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme harus terus diasah agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Bambang.

Ia mengingatkan agar seluruh mubaligh LDII senantiasa menyampaikan dakwah yang menyejukkan, santun, merangkul, serta menjauhkan diri dari ujaran kebencian maupun provokasi yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

“Seorang mubaligh harus mampu menjadi teladan, baik melalui ucapan, perilaku, maupun pengabdian kepada masyarakat. Sampaikan dakwah dengan hikmah, penuh kesabaran, sehingga mampu menghadirkan ketenteraman dan memperkuat persatuan umat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bambang juga mengajak para mubaligh untuk terus meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan, teknologi, serta literasi digital. Menurutnya, perpaduan tersebut akan melahirkan pendakwah yang profesional, religius, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.

“Penguasaan ilmu agama memastikan dakwah tetap berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadis. Sementara itu, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan literasi digital menjadi bekal penting agar pesan dakwah dapat diterima oleh generasi muda, termasuk milenial dan Gen Z,” jelasnya.

Menghadapi derasnya arus informasi di era digital, Bambang juga mendorong para mubaligh untuk aktif menghadirkan konten-konten positif di berbagai platform media sosial. Menurutnya, media digital dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahim ini, PC LDII Kragilan berharap para mubaligh dan mubalighot semakin solid, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, serta mampu menjalankan perannya sebagai pendakwah yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Hadis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *