LDII Majasari Jadikan Libur Sekolah Momentum Tanamkan Akhlak dan Kedisiplinan Pelajar

PC LDII Majasari adakan Asrama Liburan dari jenjang usia SD hingga SMA
Pandeglang (29/06) Memanfaatkan masa libur sekolah sebagai momentum pembinaan generasi muda, Pimpinan Cabang (PC) LDII Majasari menggelar Asrama Liburan Sekolah yang diikuti pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari pada Sabtu-Senin, 27-29 Juni 2026 di Masjid Al-Muttaqin, Ciekek, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.
Asrama liburan dirancang sebagai wadah pembelajaran sekaligus pembinaan karakter bagi para peserta. Seluruh materi disusun sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing, sehingga penyampaian dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta, mulai dari anak sekolah dasar hingga pelajar sekolah menengah atas.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembelajaran Al-Qur’an, hadis, praktik ibadah, serta pembinaan akhlak dan kedisiplinan. Selain memperkuat pemahaman agama, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kebiasaan menjalankan salat tepat waktu, membangun tanggung jawab terhadap kewajiban beribadah, serta membiasakan pelajar memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bernilai positif.
Ketua PC LDII Majasari, Dodik Mardiyono, mengatakan bahwa masa libur sekolah merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas diri melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Libur sekolah tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat, tetapi juga kesempatan menambah ilmu dan membangun kebiasaan yang baik. Melalui asrama ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk belajar agama sekaligus membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pembiasaan sejak usia sekolah menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang mampu mengatur waktu dengan baik serta memiliki kepedulian terhadap kewajiban agama maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan asrama ditutup dengan suasana penuh semangat dan partisipasi aktif dari para peserta. Melalui pembinaan selama tiga hari tersebut, diharapkan para pelajar tidak hanya memperoleh tambahan wawasan keagamaan, tetapi juga mampu membiasakan diri menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, memiliki akhlak yang baik, disiplin dalam menjalankan ibadah, serta mampu memanfaatkan waktu secara bijaksana.

Previous Post

