Qira’at Sab’ah LDII Banten Beri Pengajaran Memukau dalam Lantunan Merdu Ayat Suci Al Qur’an

Serang (30/7) – Belasan ulama LDII Banten Tingkat provinsi tampil memukau pada penderesan Qiraat Sab’ah di gedung LDII Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten serang, Rabu (29/7).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua ulama LDII Banten, KH. Nur Annas melakukan penderesan rutin yang berkualitas yang dihadiri ulama LDII Se-Banten. Ia menilai sebagian besar ulama yang sudah tampil sudah berpengalaman.
“Ulama yang tampil menurut kami sudah memenuhi standar untuk MTQ Tingkat provinsi, bahkan ada beberapa nama yang sebelumnya pernah meraih juara 3 dan juara 2 tingkat nasional,” ujarnya di lokasi.
Ia mengungkapkan, setiap penderesan ada antara ulama yang tampil dalam dua sesi, yaitu pagi hingga siang dan sore hingga petang. Proses penderesan dilakukan secara teliti oleh pengajar, yang menilai berbagai aspek, mulai dari tajwid, fasih huruf, kaedah khusul, hingga kekuatan suara dalam setiap bacaan.
Penderesan ini dilakukan secara akumulatif, dimana setiap aspek memiliki bobot penting dalam menentukan bacaan. KH. Nur Annas juga mengungkapkan harapannya untuk para ulama agar lebih meningkatkan kualitasnya.
“Karena qiroatusabah ini berjenjang, kami berharap ulama dari Kabupaten dan kota ini dapat konsisten mengikuti qiroatusabah Provinsi untuk menderes secara kompetitif,” tuturnya.
Salah satu ulama dari Kecamatan Kramatwatu sekaligus PKD LDII Banten, Choirul Hadi, terlihat bahagia dan tidak memikirkan hasil akhir. “Yang penting sudah tampil maksimal. Urusan hasil itu belakangan. Saya sudah mempersiapkan diri dengan menderes kiraat selama beberapa minggu,” ujarnya.
Dia berharap ulama dapat tampil di tingkat provinsi dan memperbaiki kekurangan yang ada. Ia pun berpesan kepada generasi muda yang cukup menyentuh.
“Untuk para remaja, ayo mari kita ramaikan qiroatusabah, meskipun tidak menjadi peserta, setidaknya ikut mendengarkan dan menyimak bacaan para ulama, baik secara online maupun langsung ke lokasi.”
Pelaksanaan qiroatusabah kali ini menjadi momentum bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan bagi masyarakat untuk mendukung pengembangan minat baca Al-Qur’an, terlebih di kalangan generasi muda.

Previous Post
Next Post

